Senin, 02 Juli 2012

HINDARI DEHIDRASI dengan Minum Cukup


Menjaga pola hidup sehat bagi masyarakat perkotaan harus terus dilakukan. Dengan setumpuk aktifitas dan kesibukan, reproduksi sel dan metabolisme tubuh terus menurun. Oleh karena itu sangat penting, menjaga pola hidup sehat dari yang paling mudah, yaitu mencegah dehidrasi dan aktifitas olahraga ringan.

Menurut dokter ahli sport & circulatory mediciene Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, dr Zaenal M Sofro, aktifitas masyarakat perkotaan yang sibuk hendaknya diimbangi dengan tetap menjaga pola hidup sehat dan bugar. Hal itu dapat dilakukan dengan menyeimbangkan aktifitas melalui olahraga dan asupan makanan dan minuman yang tepat. "Paling minimal adalah berolahraga ringan dan mencegah terjadinya dehidrasi." ujarnya kepada wartawan di Jakarta.

Olahraga ringan, lanjutnya, tidak perlu menggunakan failitas yang lengkap dan waktu yang lama. Cukup 30 sampai 45 menit melakukan erakan yang tepat dengan frekuensi, intensitas, teknik dan tempo yang benar. Ini akan lebih berguna daripada menggunakan fasilitas langkan dan waktu yang berlebihan.

Zaenal menggarisbawahi aktivitas keseharian yang sibuk tidak sama dengan olahraga. Hal itu karena tidak semua aktifitas yang dilaksanakan setipa hari dapat menyehatkan.
"Aktifitas yang dilakukan di depan komputer dan di ruangan ber-AC sangat tidak sehat bila di lakukan terus menerus," ujarnya.

Selain itu, dia menyarankan pentingnya menjaga asupan makanan dan minuman yang tepat. Makanan yang tepat akan menunjang kebutuhan gizi setiap hari. Sedangkan minuman yang cukup akan membuat tubuh terhindar dari dehidrasi.

Mencegah terjadinya dehidrasi sangat penting untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh selama dan setelah beraktifitas. Sebab lebih dari 60 peren tubuh manusia adalah cairan. Apabila selama beraktifitas cairan tubuh telah terkuras melalui keringat dan buang air kecil, maka harus segera digantikan.

Selain menyebabkan rasa haus yang taktertahankan, dehidrasi juga akan mengakibatkan hilangnya nafsu makan, sakit kepala, kehilangan keseimbangan, sulit menelan makanan, hingga tuli. "Apabila caira tidak segera tergantikan maka akan membuat darah kita menjadi lebih kental dan memberatkan kerja jantung," jelas Zaenal.

Orang yang mengalami dehidrasi dapat dilihat dari warna air seninya. Jika warnanya menguning, maka bisa disimpulkan bahwa orang tersebut terkena dehidrasi. Oleh karena itulah penting untuk mencegahnya karena dehidrasi dapat terjadi walau tidak sedang beraktifitas.

Untuk mencegah dehidrasi, Zaenal menganjurkan, bisa dilakukan dengan mengkonsumsi air minum sebanyak delapan gelas sehari. Dengan mengonsumsi air minum khususnya yang mengandung elekrolit, maka cairan tubuh yang hilang akan tergantikan. (sumber: REPUBLIKA)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar